Bulan Dzulhijah atau bulan rajhah (madura), atau dua bulan setelah syawal dianggab bulan yang bagus untuk ritual pernikahan. Pada saat itu juga disebut bulan haji karena bersamaan dengan umat muslim melaksanakan ibadah haji.
Sebagai tradisi sebagian masyrakat Madura, sebelum melangsungkan pernikahan maka jauh - jauh sebelumnya pihak keluarga pria sudah melakukan komunikasi dengan keluarga calon istri.
Tentu komunikasi ini dilakukan karena kedua calon sudah ada kesepakatan baik melalui pertunangan atau perjanjian suci, ada istilah madura sudah nyabha" tandhah atau bin sabin artinya si wanita tersebut sudah ada yang memiliki meski tidak secara sah melalui pernikahan.
Proses Nyeddheg (mendesak)
Dari pihak keluarga si pria, biasanya datang ke keluarga calon istri minimal tiga bulan sebelum rencana pernikahan, ya seperti saat bulan ramadhan saat ini adalah waktu yang tepat untuk nyeddheg.
Nah, pada saat itu pihak keluarga dari si pria itu (disebut juga Pangadha'), membawa sejumlah sembako seperti beras, minyak dll. Dalam kesempatan itu keluarga si pria menyodorkan hari dan tanggal pelaksanaan ritual pernikahan tersebut.
*Sukri

Tidak ada komentar:
Posting Komentar