Rabu, 09 Januari 2019

Sejarah Hadrah di Madura



Salah satu ciri khas kesenian masyrakat Sumenep adalah " HADRAH".

Kehadiran kesenian Hadrah di ujung timur pulau Madura, tak lepas dari peran sosok Ustad Ahmad Umar Bin Ta' lab.

Beliau benar - benar menjadi kiblat hadrah di Kabupaten Sumenep bahkan Madura secara umum. Maka tak berlebihan jikaa disebut sebagai GURU BESAR Hadrah clasic di Sumenep.

Menyandang predikat guru besar, karena beliau satu satunya sosok yang memperkenalkan hadrah khas Sumenep pertama kali.

Sekitar tahun 1970, Ustad Ahmad Umar Bin Ta' lab mengenalkan syair lagu dan pukulan Hadrah, dan melekat  ditelinga dan hati masyrakat.

Sehingga kehadiran beliau benar - benar menjadi virus positif sehingga gema shalawat nabi menggema dimana - mana dengan gaya dan ciri ala Ahmad Umar Bin Ta'lab.

Hebatnya, ditengah arus globalisasi dan moderenisasi hadrah, karya beliau masih bertahan hinga sekarang sungguh luar biasa, dan hal itu seperti akan abadi selamanya.

Entah apa rahasia beliau meracik pukulan hadrah dan lagu sehingga bertahan sampai sekrang.

Vol 1, karya Ustad Ahmad Umar Bin Ta' lab pada tahun 1970 dengan judul " SHOLATU ROBB" menjadikan masyrakat Sumenep mengenal hadrah pertama kali karya beliau.

Dari situlah beliau dikenal jagat raya,    dan banyak hadrah yang bermuculan dan bermadzhab ke beliau hingga sekarang luar biasa.

* Sukriyanto

Tidak ada komentar:

Posting Komentar