ROMTIM NEWS – Tokek merupakan salah satu hewan yang hidup liar di alam bebas. Namun, karena manfaat dan khasiatnya yang luar biasa untuk digunakan sebagai pengobatan, membuat banyak orang tertarik menjalankan bisnis beternak tokek. Bahkan, semakin hari permintaan tokek semakin tinggi. Oleh karena itu, nilai jual tokek sangatlah tinggi.
Profesi distributor atau pengepul tokek ternyata tidak boleh dipandang remeh karena nyatanya bisnis tersebut cukup menguntungkan.
Anwari (40) salah seorang pengepul tokek asal Desa Rombiya Timur Kecamatan Ganding Sumenep Madura bilang, dalam sehari dirinya mendapat keuntungan dari bisnis tersebut mencapai lima ratus ribu rupiah bahkan sampai satu juta rupiah.
“ Alhamdulillah setiap harinya tidak kurang dari lima ratus ribu, kadang mencapai 1 juta lebih”, terang Anwari.
Menurut Anwari, dalam setiap harinya sekitar seribu tokek yang ia kirim ke salah satu pengusaha tokek di wiliyah Lumajang Jawa Timur. Tokek – tokek tersebut ia beli dari para pemburu tokek yang rata- rata dari desa setempat, setidaknya ada 87orang yang rutin tiap malam untuk memburu tokek tersebut. “Tiap orang rata – rata menjual saratus ekor , jadi kalau 80 orang kan sudah 800 tokek” tambah anwari.
Ia menambahkan harga tokek bermacam – macam tergantung dengan jenis dan berat tokek itu sendiri, namun Anwari bilang, rata – rata harga tokek dari hasil buruan itu seharga 2.500 rupiah per tokek, dan ia jual ke pengusaha sekitar tiga ribu rupiah. “Saya untungya sedikit mas, tapi karena rutin dan jumlahnya banyak maka hasilnya lumayan”, tambah wari.
Sebelum menjadi pengepul dirinya juga sama sebagai pemburu tokek yang aktifitasnya dilakukan pada melam hari sama seperti pemburu lain, pekerjaan itu ia keluti sejak tahun 2012. Namun sejak 3 tahun terakhir ini anwari beralih jadi pengepul. ”
Ya Alhamdulillah mas, untuk kebutuhan sehari – hari kami cukup, dan insya allah saya buat rumah dari usaha ini, “ tutup anwari.(Mad Ento)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar